Memilih jarum jahit berarti mencocokkan beberapa hal: bahan yang akan dijahit, benang yang dipakai, dan jenis pekerjaannya. Ujung jarum menentukan kelompok bahan yang dituju, sementara bentuk mata jarum berhubungan dengan kemudahan memasukkan benang. Jarum sendiri memiliki mata sebagai lubang lewatnya benang dan ujung yang runcing, tetapi bentuk serta kegunaannya berbeda-beda. [1]
DJARUM138: Memilih Jarum Jahit Berdasarkan Kain dan Benang
Ujung jarum memberi petunjuk tentang bahan
Dalam pembagian point jarum, round point mencakup sharp point tipe RS/R untuk bahan woven dan ballpoint tipe RG/FFG/FG untuk bahan kaos. Untuk kulit, sumber menyebut cutting point. Jadi, label jenis ujung dapat membantu mempersempit pilihan berdasarkan bahan, tanpa menganggap satu tipe cocok untuk semua kain. [1]
Istilah sharp juga muncul pada jenis jarum serbaguna untuk menjahit dengan tangan. Jarum ini memiliki ujung tajam, mata bundar, dan panjang sedang. Karena itu, perhatikan konteks nama yang tertera: "jarum sharp" dapat merujuk pada jenis jarum tangan, sedangkan "sharp point" juga tercantum dalam pembagian point untuk bahan woven. [1]
Mata jarum berhubungan dengan benang
Jarum wol atau bordir memiliki mata lebih panjang daripada jarum sharp. Bentuk itu memudahkan memasukkan beberapa helai benang sekaligus atau benang sulam dari wol. Untuk pekerjaan bordir tertentu, jarum tapestri juga memiliki mata besar; ujungnya tumpul sehingga dapat menembus bahan tanpa merusaknya. [1]
Perbedaan ini menunjukkan bahwa pertimbangan benang bukan hanya soal warna atau bahan benangnya. Banyaknya helai dan jenis benang yang akan dimasukkan ke mata jarum turut menentukan bentuk jarum yang relevan. Contoh yang disebutkan adalah benang sulam dari wol atau beberapa helai benang sekaligus pada jarum wol atau bordir. [1]
Jenis pekerjaan dan nomor jarum perlu dibaca bersama
Jarum tangan dan jarum mesin memiliki susunan yang berbeda: mata jarum tangan berada di pangkal, sedangkan mata jarum mesin berada sebelum ujung yang runcing. Karena itu, tentukan lebih dahulu apakah pekerjaan memakai tangan atau mesin sebelum mempertimbangkan jenis jarumnya. [1]
Nomor pada kotak atau kemasan menunjukkan ukuran jarum, tetapi urutannya tidak berjalan seperti dugaan umum: makin kecil nomor, makin besar jarumnya. Sebagai perbandingan, jarum nomor 1 lebih panjang dan berdiameter jauh lebih besar daripada jarum nomor 10. [1]
Urutan praktis untuk mempersempit pilihan
Kenali bahan yang dikerjakan. Untuk bahan woven, kaos, dan kulit, sumber mencantumkan kelompok point yang berbeda: sharp point, ballpoint, dan cutting point. [1]
Perhatikan benang dan pekerjaannya. Jika perlu memasukkan beberapa helai benang sekaligus atau benang sulam dari wol, mata jarum yang lebih panjang pada jenis jarum wol atau bordir menjadi pertimbangan. [1]
Tentukan apakah jahitan dikerjakan dengan tangan atau mesin, lalu baca nomor ukuran dengan mengingat bahwa nomor lebih kecil menunjukkan jarum lebih besar. [1]
Dengan urutan itu, pilihan jarum tidak berhenti pada tampilan yang sekilas serupa. Bahan membantu menentukan jenis ujung, kebutuhan benang memberi petunjuk tentang mata jarum, dan jenis pekerjaan serta nomor ukuran melengkapi pertimbangannya. [1]
Sumber
- [1] Wikipedia bahasa Indonesia — Jarum jahit. https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=29968113&title=Jarum_jahit (diakses 2026-10-02).